Skip to main content

Fungsi OJK Dalam Perusahaan Pembiayaan Atau Leasing

Fungsi OJK

Fungsi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dalam pengawasan terhadap perusahaan pembiayaan  leasing terkait pinjaman dana tunai

OJK adalah Otoritas Jasa Keuangan yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan. Tugas OJK adalah melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.

Tujuan dibentuknya OJK adalah agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan:
- Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel,
- Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan
- Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Terkait dengan Perusahaan pembiayaan atau leasing tentu saja OJK memiliki peran pada jenis perusahaan tersebut. Segala aturan yang berkaitan dengan nasabah dan perusahaan harus lah sesuai dengan aturan OJK.

Untuk pinjaman dana tunai pun OJK tetap perusahaan pembiayaan tetap wajib mengikuti peraturan dan ketentuan yang ada. Salah satu nya adalah nasabah harus memiliki agunan berupa kendaraan bermotor, tanah, bangunan, dan atau alat berat. Perusahaan leasing diharuskan melakukan pengecekan terhadap kelayakan Debitur melalui lembaga pengelola informasi perkreditan yang telah memperoleh izin usaha dari OJK. Kemudian juga perusahaan pembiayaan ini harus melakukan analisis kelayakan kemampuan pembayaran debitur tersebut.

Jadi setiap nasabah dan perusahaan pembiayaan haruslah mengikuti aturan sesuai yang di tentukan.



Sumber :
https://www.ojk.go.id/id/tentang-ojk/Pages/Tugas-dan-Fungsi.aspx
https://finance.detik.com/moneter/d-4381176/atur-pinjam-uang-di-leasing-ojk-kita-tertibkan

Comments