Skip to main content

Jangan Beli Motor Atau Mobil Bekas Dengan Kondisi Seperti Ini !!

Beli Motor Atau Mobil

Beli motor atau mobil bekas haruslah paham kondisi kendaraan mulai dari fisik, mesin dan surat-suratnya


Pasaran otomotif second memang masih sangat menjanjikan. Baik motor atau mobil bekas masih sangat banyak peminatnya. Hal ini menjadi peluang bisnis tersndiri bagi para pelaku usaha dan bisnis. Bila kita lihat hampir disetiap jalan-jalan strategis disetiap wilayah, pasti ada showroom mobil bekas atau pun motor bekas. Peluang bisnis ini juga banyak juga menjadikan konsumennya puas namun banyak juga yang kecewa. Berikut sedikit tips dalam transaksi beli motor atau mobil bekas:

1. Cek kelengkapan surat-surat

Hal yang paling penting dalam sebuah kendaraan adalah surat-surat kendaraan. Stnk dan Bpkb merupakan legalitas sebuah kendaraan. Disamping itu juga ada faktur kendaraan yang biasanya menempel di bpkb ( faktur sangat dibutuhkan ketika akan melakukan transaksi gadai bpkb). Cek keaslian surat-surat tersebut apakah benar asli atau palsu karena dokumen kendaraan cukup banyak pemalsuannya.

2. Sesuaikan Nomor rangka dan mesin 

Nomor rangka dan mesin merupakan identitas fisik kendaraan yang telah terdaftar di instansi terkait. Kedua nomor ini wajib sama persis dengan yang terdapat di stnk, faktur, dan bpkb. 

3. Cek fisik

Cek fisik kendaraan apakah ada yang lecet, baret-baret dan lain-lain. Karena bila setelah pembayaran baru komplen tentu saja seolah tidak berarti. Karena alibi penjual sebelum membeli sudah di cek dengan teliti,

4. Periksa mesin

Ini tentu saja memerlukan keahlian, bila kita tidak paham atau tidak mengerti akan mesin kendaraan bisa membawa mekanik sendiri yang mengerti akan hal ini. Karena mesin kendaraan sangatlah penting dan merupakan hal utama dalam berkendara. Jangan sampai baru beli sudah mogok atau ada hal-hal yang tidak enak lainnya.

5. Kendaraan masih kredit

Hal ini harus dihindari, jikapun harus membeli dengan posisi kendaraan masih kredit haruslah dipastikan dulu total pelunasan pada leasing yang bersangkutan. Jangan mengira-ngira untuk pelunasan tersebut misalnya saja angsuran dikalikan sisa tenor. Karena biasanya di leasing ada beberapa biaya diluar angsuran seperti denda, penalty, atau bahkan biaya penarikan bila kendaraan tersebut sudah sangat bermasalah dengan pembayaran angsuranya.

Membeli di showroom motor bekas ataupun mobil bekas sangatlah dianjurkan, karena biasanya pada showroom sudah di cek keaslian dan kelengkapan surat-suratnya. Disamping itu bila kita terpaksa harus komplen pastilah mudah menemukan showroomnya. 

Transaksi dengan peroranganpun sebenarnya tidaklah masalah, asal kita teliti dengan tips- tips diatas. Apalagi membeli dari orang yang dikena melalui online. Lebih aman lagi kita membeli dari teman yang telah kita kenal lama ataupun bisa juga membeli dari saudara.


Comments