Skip to main content

Beli Motor Tanpa Bpkb Atau Stnk, Ini Resikonya !

Motor Tanpa Bpkb

Belakangan cukup banyak yang menawarkan motor tanpa bpkb atau stnk bahkan tanpa keduanya dengan harga yang sangat murah. Penawaran biasanya banyak beredar di grup-grup jual beli atau pun grup lainnya di media sosial. Dengan harga yang jauh dibawah pasaran, sehingga cukup menarik banyak orang untuk membelinya. Proses jual beli nya pun cukup singkat, janjian di suatu tempat, ketemuan dan transaksi.

beli motor tanpa bpkb dan stnk bahkan tanpa kedua nya meskipun harga murah namun resikonya banyak

Lalu apa saja resiko membeli motor tanpa bpkb atau stnk?

Berikut sedikit ulasannya.

Terjerat Hukum

Jika motor tersebut merupakan hasil pencurian atau kejahatan lainnya, tentu saja akan menjadi masalah yang melibatkan hukum. Pihak berwenang tidak segan melayangkan tuduhan bahwa kita penadah meskipun kita dapat motor tersebut dari membeli nya di seseorang. Sudah pasti kita akan repotlah dengan urusan hukum, apalagi kita tidak bisa membuktikan kalau motor tersebut kita beli dari seseorang.

Ditarik Pihak Leasing

Biasanya pembelian seperti ini ada Stnk motor tapi tetap tanpa bpkb. Kondisi seperti ini umumnya karena kredit macet, dan nasabah yang bandel berani menjual nya kepihak lain. Motor yang seperti ini meski pihak leasing tidak menemukan di nasabah tersebut, tapi tetap selamanya akan menjadi barang yang dicari dan biasanya pihak leasing akan melibatkan pihak ketiga untuk pencairannya.
Nah, disinilah beresiko ditarik pihak ke tiga dari leasing tersebut meskipun sedang berada dijalan dan juga jauh dari lokasi leasing bpkb motor tersebut.

Rawan Penipuan

Jual murah stnk only, Seperti itulah biasanya bunyi tawaran yang ditawarkan. Penjual ini berdalih kalau ini motor lelangan atau apapun itu. Yang jelas tetap beresiko, misalnya saja kalau ternyata motor tersebut adalah motor dari gadai perorangan, yang sedang dicari dan ketemu pas berada dikita, tetaplah sipemilik bpkb yang menang. Kalau sudah begini uang kita beresiko hilang.

Pemerasan

Selain itu juga pembelian tanpa bpkb rawan pemerasan, Penjahat yang memang sudah berniat jahat tentu banyak car mereka gunakan untuk memperdaya korban. Misalnya saja penjual menawarkan motor dengan hanya stnk saja, dan terbeli oleh kita. Sementara serangkaian rencana jahat sudah direncanakan. Beberapa waktu kemudian datang orang yang mengaku pemiliki motor tersebut, dan menunjukan Bpkb asli motor tersebut. Ada dua pilihan, motor tersebut, diserahkan langsung kepemilik bpkb tersebut atau mengancam membawa kejalur hukum. Dan sebagai jalan tengah oknum tersebut meminta sejumlah imbalan sebagai uang tutup mulut.

Nahhh... banyak resikonya kan... Lebih baik cari yang aman saja. Membeli dengan surat-surat lengkap...

Comments