Alasan GADAI BPKB Kenapa Sampai Bisa Ditolak Leasing

Pinjaman Ditolak Leasing

Sebuah pengajuan pinjaman baik dengan jaminan ataupun tanpa jaminan tetap memerlukan proses dalam pengajuannya. Dan pada proses itulah kadang pengajuan bisa sampai ditolak atau tidak diapprove. Dalam hal ini akan dibahas tentang penyebab pinjaman dengan jaminan bpkb kenapa bisa  sampai ditolak leasing atau finance.

Ada beberapa alasan penyebab sebuah pinjaman bpkb ditolak leasing, Diantara nya :

Penyebab pengajuan pinjaman gadai bpkb ditolak1. Data atau dokumen yang kurang lengkap

Dalam pengajuan pinjaman gadai bpkb motor maupun mobil salah satu persyaratan utama adalah dokumen pelengkap berupa data diri, data tempat tinggal dan data kendaraan. Jika salah satu dari data tersebut tidak dilengkapi,  akan langsung ditolak oleh cabang sebelum ke kantor pusat, Tapi bagusnya, ditolak disini masih dicabang yang artinya calon nasabah masih bisa mengajukan kembali dengan melengkapi data yang kurang tersebut dan ini bisa dibantu melalui team marketing.

2. Calon nasabah yang kurang kooperatif

Leasing atau finance sangat membenci nasabah yang kurang kooperatif, yang menggampangkan pengajuan, yang emosional dan karakter buruk lainnya. Jika data lengkap tetapi mempunyai karakter tidak bagus akan langsung ditolak cabang. Informasi karakter calon nasabah yang kurang bagus bisa didapat dari team saat survey, lingkungan tempat tinggal nasabah dan juga dari verifikasi telpon.

3. Verifikasi data yang tidak sesuai

Jika data sudah lengkap dan masuk kecabang, kemudian akan dilakukan verifikasi data oleh analys kredit. Disini un cukup penting untuk di approve atau tidaknya pinjaman bpkb ini. Biasanya team akan melakukan verifikasi data melalui telpon. Jika nasabah menjawab semua pertanyaan sesuai data yang masuk maka akan lolos lah pengajuan, namun jika pertanyaan yang diajukan team dijawab tidak sesuai data maka sudah dipastikan ditolak. Dan ditolak disini bersifat permanen yang tidak akan bisa lagi mengajukan permohonan pada finance tersebut dicabang mana pun. Obatnya hanya tergantun pimpinan cabang.

4. Kendaraan yang bukan miliknya

Nah yang ini cukup berbahaya jika disetujui. Untuk masalah yang ini jika memang pemilik kendaraan memberi ijin pun tetap harus ada pernyataan tertulis, dan ini bisa terjadi jika sipemilik dan sipemohon masih ada hubungan darah. Tetapi jika hanya pinjam kendaraan dari teman atau siapa pun sudah dipastikan ditolak dan sangat dipastikan ini kriminal.

5. Tidak lolos BI cheking dan APPI

Kedua hal ini tidak semua diterapkan pada perusahaan pembiayaan. Untuk pinjaman jaminan bpkb motor sudah dipastikan tidak menggunakan kedua hal ini. Pada pinjaman ini hanya menggunakan history dari finance tersebut, artinya jika nasabah pernah menjadi konsumen difinance tersebut dan pembayaran angsuran nya buruk sudah bisa dipastikan akan ditolak. Tetapi disini calon nasabah masih bisa beralih ke finance lain.

Bi Cheking dan APPI di gunakan untuk pinjaman gadai bpkb mobil, tetapi tidak semua finance menggunakan kedua nya. Ada finance yang hany menggunakan APPI saja. APPI artinya Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia. Jika calon nasabah pernah menjadi sebuah finance dan kendaraan nya ditarik maka sudah bisa dipastikan langsung ditolak pengajuannya, meskipun ia mengajukan pada finance yang berbeda.

Untuk Leasing yang menggunakan BI Cheking sudah dipastikan APPI pun ikut didalam nya. Karena setiap history pembiayaan yang buruk akan langsung masuk laporan Bi. Bi cheking disni untuk pembayaran buruk yang sudah tidak terbayar meskipun kejadian itu sudah berlangsung lama. Pada banyak kasus calon nasabah dengan BI cheking buruk ini banyak terjadi pada kartu kredit, kredit tanpa anggunan, kredit elektronik dan lain-lain yang tidak terbayar hingga lunas.

Nahhh.. demikian sedikit ulasan yang penulis tahu. 
Post a Comment

Popular posts from this blog

Pinjaman Kredit Jaminan Bpkb

Pinjaman Dana Tunai Motor Cepat Cair Dengan Gadai BPKB

Gadai BPKB Motor Di Pegadaian Dan Leasing

Pinjaman Dana Tunai Dengan Gadai Jaminan Bpkb Mobil

Bpkb Jaminan Kredit